Skip to content

Check Sheet

Juni 27, 2009

Yang disebut dengan Check Sheet adalah suatu lembar/formulir yang mana item-item yang akan diperiksa telah dicetak dalam formulir tersebut dengan maksud agar data dapat dikumpulkan secara mudah dan ringkas. Sehingga Check Sheet adalah suatu tool yang paling mudah untuk menghitung seberapa sering sesuatu terjadi atau Check Sheet adalah tool yang sederhana tetapi teratur untuk pengumpulan dan pencatatan data.


Dalam penyusunan Check Sheet perlu diperhatikan beberapa hal antara lain:

  • Bentuk lajur-lajur untuk mencatat data harus jelas.
  • Data yang hendak dikumpulkan dan dicatat harus jelas tujuannya.
  • Kapan data dikumpulkan harus dicantumkan.
  • Data harus dikumpulkan secara jujur.
  • Sehingga dapat disimpulkan bahwa tujuan dari pemakaian Check Sheet adalah (Vincent Gaspersz, 2001):
  • Memudahkan proses pengumpulan data terutama untuk mengetahui bagaimana sesuatu masalah sering terjadi. Tujuan utama dari penggunaan Check Sheet adalah membantu mentabulasikan banyaknya kejadian dari suatu masalah tertentu dan penyebab tertentu.
  • Mengumpulkan data tentang jenis masalah yang sedang terjadi. Dalam kaitan ini, Check Sheet (Lembar Periksa) akan membantu memilah-milah data kedalam kategori yang berbeda seperti penyebab-penyebab, masalah-masalah dan lainnya.
  • Menyusun data secara otomatis sehingga data itu dapat dipergunakan dengan mudah.
  • Memisahkan antara opini dan fakta. Kita sering berfikir bahwa kita mengetahui suatu masalah atau menganggap suatu penyebab itu merupakan hal yang paling penting. Dalam hal ini Check Sheet akan membuktikan opini kita apakah benar atau tidak.


Ada enam langkah untuk membuat Check Sheet ialah:

  1. Menjelaskan tentang tujuan pengumpulan data.
  2. Identifikasi apakah Variable atau Attribute variasi yang akan diukur.
  3. Menentukan waktu dan tempat pengukuran.
  4. Mulai mengumpulkan data untuk item yang sedang diukur.
  5. Menjumlahkan data yang telah dikumpulkan tersebut. Dalam hal ini kita harus menjumlahkan banyaknya kejadian untuk setiap kategori yang akan diukur.
  6. Memutuskan untuk mengambil tindakan peningkatan atas penyebab masalah yang sedang terjadi itu. Perlu diingat untuk setiap tindakan peningkatan harus diambil berdasarkan fakta dan bukan hanya berdasarkan opini. Bila ada hal-hal yang masih meragukan berkaitan dengan fakta yang ditemukan dalam pengumpulan data kita perlu melakukan verifikasi data yang telah terkumpul tersebut.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: