Skip to content

Hakikat Hidup

Maret 16, 2009

dockDunia tidak pernah ramah pada siapapun yang tidak dapat ramah pada dirinya sendiri dan pada apa yang disebut Tuhan. beberapa kalimat yang sering kali diperdengarkan adalah bahwa : “Jaman sekarang hidup tidak dapat lagi di ajak main-main seperti nenek moyang kita dulu“…atau : “dunia telah semakin tua dan peradaban telah menjadikan manusia lebih buas dari tahun-tahun sebelumnya”. Kalimat – kalimat itu ungkapan dari perasaan beratnya kehidupan yang sedang di “lakoninya“. Kalimat itu tidak bisa kita jadikan sebagai kesimpulan umum tentang apa yang sedang terjadi. Karena setiap individu memiliki dunianya sendiri – sendiri dalam kebersamaan. Kehidupan manusia adalah apa yang ada di dalam hati dan fikirannya. Senang dan susah, berat dan ringan, suka dan duka, indah dan buruk. Dimanapun manusia berada, dalam lingkungan mewah maupun kumuh, kegembiraan dan kesedihannya adalah ada di dalam hatinya masing-masing. Bahkan orang – orang yang berada dalam satu mobil yang sama dan dalam waktu yang sama sekalipun tidak memiliki rasa yang sama dalam dadanya dan dalam kepalanya.

Sesungguhnya hal – hal selain dari hati dan fikiran itu adalah penghias mata dan ‘penipu’ pandangan. Ia bukan hakikat dari hidup itu sendiri. Karena hidup dan kehidupan itu pada dasarnya adalah sesuatu yang abadi tanpa batasan – batasan ruang, waktu dan angka. Keabadian itu adalah ruh, fikiran dan apa yang ada dalam hati. Keabadian sejati adalah Tuhan.

Pada levelnya yang maha tinggi Tuhan sama sekali tidak butuh ‘tipuan’ hidup karena dia sendiri adalah kehidupan. Tuhan tidak butuh fatamorgana pandangan karena dia sendiri adalah pandangan tak berujung.

Karena itulah, hendaknya manusia berlepas diri dari belenggu akal dan belenggu hati, sinarilah semuanya dengan cahaya Tuhan. Cahaya Tuhan adalah sesuatu yang membebaskan kehidupan dari kematian.

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: