Lanjut ke konten

Wisata Bandung Selatan

November 11, 2009

P1020167Sejak kali pertama saya mengunjungi tempat wisata di wilayah kabupaten Bandung pertengahan tahun 2001 lalu, sangat terasa perubahan-perubahan yang terjadi disepanjang jalur ciwedey – patenggang yang memang banyak memiliki tempat wisata dan menawarkan banyak pemandangan yang indah beserta legenda-legendanya  yang menarik dan terpelihara ditengah-tengah masyarakat sekitar,

diantaranya adalah:

  1. Kawah Putih (Sebuah danau kawah dari Gunung Patuha dengan ketinggian 2.434 mdpl dengan suhu antara 8-22°C).
  2. Ranca Upas (Bumi perkemahan sekaligus tempat penangkaran hewan rusa/menjangan)
  3. Pemandian air panas Ranca Walini dan pemandian air panas Cimanggu (dilengkapi fasilitas bungalow, out bound dan perkemahan)
  4. Situ patengan (Danau seluas 150 Ha sebagai tempat rekreasi, bisa bermain sepeda air, bermain perahu ke tengah danau, dan juga hunting foto).
  5. Kebun Teh Walini (Sebuah perkebunan yang ditata untuk kepentigan wisata, asik untuk bermain-main/tea walking)
  6. Kebun strawberry (Petik buahnya sendiri sebagai pengalaman yang mengasyikan, yang juga cocok untuk anak-anak).

Tujuan utama saya yakni mengunjungi situ petenggang. Terletak kira – kira 50 km dari arah ibukota kabupaten Bandung dan berada pada ketinggian sekitar 1600 m diatas permukaan laut. Secara administratif, Situ Patenggang berada di desa Patengan, kecamatan Rancabali, kabupaten Bandung. Walaupun perjalanan agak jauh tetapi disepanjang jalan kita bisa menikmati pemandangan alam ciwidey , perkampungan dan perkebunan teh yang menghampar sebelum tempat tujuan yang memberikan suasana tenang. Situ Patenggang memiliki panorama yang memikat. Hamparan hijau kebun teh laksana karpet alam, ditambah lagi dengan udara yang dingin dan bersih serta matahari yang hangat, memberi kesan damai dan ketenangan sendiri bagi pengunjungnya. Dari pinggir jalan menuju lokasi yang tenang, nampak sebuah danau berada dibalik perkebunan teh diantara sela-sela pepohonan yang menjulang tinggi.

P1010039..

Danau Patenggang atau lebih dikenal dengan nama Situ Patenggang oleh masyarakat setempat, menempati areal seluas 150 Ha. Dulunya kawasan ini merupakan kawasan cagar alam atau taman nasional, namun pada tahun 1981 telah resmi berubah menjadi sebuah taman wisata. Untuk menikmati objek wisata ini terdapat fasilitas perahu yang bisa disewa untuk mengelilingi sebuah pulau kecil yang berada dibagian tengah danau yang bernama Pulau Sasuka. Pulau ini tampak rindang dengan banyaknya pohon-pohon tinggi yang tumbuh didalamnya. Sementara diseberang danau terdapat lokasi yang cukup menarik yang diberi nama Batu Cinta yang konon dipercayai akan memberi kelanggengan cinta bagi pasangan yang datang berkunjung kelokasi tersebut.

P1010044.

Perahu yang tersedia ini cukup banyak jumlahnya, dan dalam kondisi yang bagus atau terawat saat saya berkunjung kesana. Warna perahu yang cerah cukup kontras atau menyolok sekali dengan lingkungan sekitarnya yang didominasi warna hijau dan merah. Fasilitas sarana transportasi air yang disewakan di tempat ini berupa penyewaan perahu dayung, perahu boat dan sepeda air dengan harga yang masih bisa dinegosiasikan dengan pemiliknya. Terdapat pula fasilitas gazebo maupun tempat-tempat duduk tanpa atap yang terbuat dari semen untuk keperluan menikmati panorama sekitar dari tepi danau. Urusan makananpun bukanlah suatu hal yang sulit dikarenakan banyaknya warung penjual makanan yang berderet dekat dengan areal parkir.

Untuk menuju kawasan ini tidaklah sulit. Karena sudah ada jalan aspal sampai menuju kawasan tersebut. Bahkan jika tidak membawa kendaraan, bisa juga menggunakan fasilitas angkutan umum dari terminal Ciwidey dengan tariff Rp. 7.000,- perorang termasuk tiket masuk (tiket masuk perkepala Rp. 3.000,-). Hal ini akan berbeda jika pengunjung menggunakan kendaraan pribadi (baik roda 2 maupun roda 4) atau dengan menggunakan bis rombongan. Kondisi jalan yang sudah rata (diaspal), mempermudah pengunjung untuk datang ke kawasan tersebut.

***

P1020162

Disepanjang jalan menuju Situ Patenggang terpampang hamparan hutan dan kebun tehnya. Perkebunan strawberry juga banyak terdapat disepanjang jalur patenggang yang sangat sayang kalau kita lewatkan. Kita bisa menjadikan buah ini sebagai oleh – oleh untuk tetangga, rekan kerja, teman ataupun untuk kita nikmati sendiri. Sepanjang jalan akan kita temukan banyak sekali orang yang menawarkan buah strawberry yang menjadi dagangan mereka. Selain bisa membeli buah yang telah dipetik oleh pemilik kebun, umumnya perkebunan strawbery tersebut menyediakan fasilitas bagi pengunjung untuk memetik sendiri buah strawberry dari pohonnya yang ditanam pada kantong-kantong plastik.

strawberry

***

Legenda Situ Patenggang

Dilihat dari etimologi nama Patengan berasal dari pateang-teang (saling mencari), menjadi pateangan (menunjukkan tempat pencarian) hingga akhirnya menjadi Patengan. Sedangkan nama Patenggang artinya adalah terpisah oleh jarak atau kondisi. Namun jika melihat nama desa dimana danau itu berada adalah desa Patengan, kawasan Rancabali. Hingga kini dua nama tersebut tetap dipakai.

P1010046.JPG25092009078

Legenda atau mitos tentang situ ini muncul disebabkan karena “seorang pangeran bernama Ki Santang, keponakan Prabu Siliwangi, menjalin cinta dengan seorang gadis gunung yang sangat jelita bernama Dewi Rengganis. Namun perjalanan cinta tidak semulus dan seindah seperti yang dibayangkan oleh keduanya. Mereka dipisahkan karena suatu keadaan peperangan, sehingga air mata mereka membentuk sebuah situ atau danau. Selanjutnya danau itu dinamai Situ Patenggang. Pada akhirnya mereka dapat berkumpul kembali pada sebuah batu di danau tersebut yang kini diberi nama Batu Cinta. Konon siapapun yang pernah berkunjung dengan pacar/pasangannya ke batu tersebut, maka cinta mereka akan abadi”

***

P1010053

Tidak jauh dari situ patenggang terdapat juga satu objek wisata yang menarik, yaitu Kawah Putih. Kawah Putih adalah sebuah danau kawah dari Gunung Patuha dengan ketinggian 2.434 meter di atas permukaan laut dengan suhu antara 8-22°C. Di puncak Gunung Patuha itulah terdapat Kawah Saat, saat berarti “surut” dalam Bahasa Sunda, yang berada di bagian barat dan di bawahnya Kawah Putih dengan ketinggian 2.194 meter di atas permukaan laut. Kedua kawah itu terbentuk akibat letusan yang terjadi pada sekitar abad X dan XII silam. Kawah Putih ini terletak sekitar 46 km dari Kota Bandung atau 35 km dari ibukota Kabupaten Bandung, Soreang, menuju Ciwidey.

Legenda Kawah Putih

Gunung Patuha konon berasal dari nama Pak Tua atau ”Patua”. Masyarakat setempat sering menyebutnya dengan Gunung Sepuh. Dahulu masyarakat setempat menganggap kawasan Gunung Patuha dan Kawah Putih ini sebagai daerah yang angker, tidak seorang pun yang berani menjamah atau menuju ke sana. Konon karena angkernya, burung pun yang terbang melintas di atas kawah akan mati.

P1020136

Misteri keindahan danau Kawah Putih baru terungkap pada tahun 1837 oleh seorang peneliti botanis Belanda kelahiran Jerman, Dr. Franz Wilhelm Junghuhn (1809-1864) yang melakukan penelitian di kawasan ini. Sebagai seorang ilmuwan, Junghuhn tidak mempercayai begitu saja cerita masyarakat setempat. Saat ia melakukan perjalanan penelitiannya menembus hutan belantara Gunung Patuha, akhirnya ia menemukan sebuah danau kawah yang indah. Sebagaimana halnya sebuah kawah gunung, dari dalam danau keluar semburan aliran lava belerang beserta gas dan baunya yang menusuk hidung. Dari hal tersebut terungkap bahwa kandungan belerang yang sangat tinggi itulah yang menyebabkan burung enggan untuk terbang melintas di atas permukaan danau Kawah Putih.

Karena kandungan belerang di danau kawah tersebut sangat tinggi, pada zaman pemerintahan Belanda sempat dibangun pabrik belerang dengan nama Zwavel OntginingKawah Putih’. Kemudian pada zaman Jepang, usaha tersebut dilanjutkan dengan nama Kawah Putih Kenzanka Gokoya Ciwidey yang langsung berada di bawah penguasaan militer Jepang.

P1020064

P1020069

Di sekitar kawasan Kawah Putih terdapat beberapa makam leluhur, antara lain makam Eyang Jaga Satru, Eyang Rongga Sadena, Eyang Camat, Eyang Ngabai, Eyang Barabak, Eyang Baskom, dan Eyang Jambrong. Salah satu puncak Gunung Patuha yakni Puncak Kapuk, konon merupakan tempat pertemuan para leluhur yang dipimpin oleh Eyang Jaga Satru. Konon, di tempat ini terkadang secara gaib terlihat sekumpulan domba berbulu putih yang oleh masyarakat disebut domba lukutan.

Danau Kawah Putih memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri. Air di danau kawahnya  dapat berubah warna, kadangkala berwarna hijau apel kebiru-biruan bila terik matahari dan cuaca terang, terkadang pula berwarna coklat susu. Paling sering terlihat airnya berwarna putih disertai kabut tebal di atas permukaan kawah. Selain permukaan kawah yang berwarna putih, pasir dan bebatuan di sekitarnya pun didominasi warna putih, oleh karena itu kawah tersebut dinamakan Kawah Putih.

P1020138.JPG26092009130

P1020122.

Menuju ke Kawah Putih

Sejak tahun 1987 PT. Perhutani (Persero) Unit III Jabar dan Banten mengembangkan kawasan Kawah Putih ini  menjadi sebuah objek wisata. Untuk tiket masuk areal objek wisata Kawah Putih, setiap orang dikenakan biaya Rp 12.000,- sudah termasuk premi asuransi. Objek wisata Kawah Putih dibuka mulai pukul 07.00 dan tutup pada pukul 17.00, setiap hari Senin sampai dengan Minggu. Fasilitas bagi pengunjung di sekitar Kawah Putih sudah cukup memadai dengan adanya areal parkir, transportasi transit menuju kawah, pusat informasi, mushala, dan warung-warung makanan.

P1020065

Untuk menuju ke sana, pengunjung dari Jakarta dapat melewati tol Cipularang terus menuju pintu keluar tol Kopo menuju Soreang ke arah selatan ke kota Ciwidey. Sekitar 20 – 30 menit (kalau tidak macet) dari kota Ciwidey terlihat tanda masuk menuju gerbang masuk objek wisata Kawah Putih yang ada di sebelah kiri jalan. Untuk menuju Kawah Putih dari gerbang masuk kawasan objek wisata Kawah Putih disarankan menggunakan kendaraan, jangan berjalan kaki karena jalan yang agak menanjak dan cukup jauh, yaitu sekitar 5,6 km atau sekitar 10 – 15 menit dengan kendaraan. Kendaraan pribadi dapat langung menuju tempat parkir luas yang tersedia tidak jauh dari kawah. Sementara pengunjung dengan rombongan besar yang menggunakan bis, atau transportasi umum dapat menggunakan kendaraan khusus yang ada di areal parkir dekat gerbang masuk untuk mencapai kawah dari pintu masuk. Yakni ojek motor dengan tariff Rp.30.000,- PP ataupun carter mobil wisata Rp.100.000,- PP untuk 10 orang. Kondisi jalan yang kecil dan menanjak tidak memungkinkan untuk dilalui kendaraan jenis bis besar maupun sedang.

Transportasi umum menuju Ciwidey dari Bandung dapat ditemui di Terminal Kebun Kalapa maupun Leuwi Panjang dengan tariff Rp 7.000,- kalau dari leuwi panjang. Setelah sampai di Kota Ciwidey maka perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan angkutan pedesaan tujuan Situ Patengan dengan tariff yang sama yakni Rp.7000,-. Angkutan pedesaan yang menuju Situ Patengan ini melintasi objek-objek wisata yang ada di kawasan Ciwidey yaitu Perkebunan Strawberry, Kawah Putih, Ranca Upas, Ranca bali, Ranca walini & kolam renang air panas Cimanggu. Untuk dapat menjelajahi dan menikmati keindahan alam kawasan Ciwidey dan sekitarnya rasanya tidak cukup kalau hanya satu hari.

***

Penginapan Ciwidey

P1010048.3193846643 P1010048.3193846644 P1010048.3193846645

Tempat Penginapan di daerah Ciwidey sudah banyak merebak di jalan raya ciwedey menuju kawasan Kawah Putih, tarifnyapun beraneka ragam – mulai Rp. 100 ribu ke atas, diantaranya adalah :

1. Sindang Reret Ciwidey Hotel
Jl. Raya Ciwidey KM. 27 Bandung
Harga publish: Deluxe Rp. 300.000,-

2. Motel Sukarasa Endah
Telp: (022) 9958311

3. Pondok Taman Unyil Lestari
Alam Endah, 5 km selatan Ciwidey
Telp: (022) 5928250

4. Pondok Stevia

Telp: (022) 5929130 atau 0852-21930059

5. Wisma PTPN 8
Tel: 022-7830826

6. Cimanggu Cottange
(hot spring water resort) total 4 cottage fasilitas cottage: ruang tamu, kamar mandi, kamar tidur, kamar rendam

Harga sekitar Rp. 500.000,-/nite

7. Walini Cottage & Villa
Fasilitas: ruang keluarga, kamar rendam, kamar mandi, 6 kamar tidur, kolam air panas di halaman villa
Harga Rp. 1.500.000, – 2.500.000,- / nite

8. Prana Tirta
Jl. Rancawalini Ciwidey
tel: 022-5927050
Harga Rp. 300.000,-

9. Pondok Selly
Jl. Raya Ciwidey
Tel: 022-5928260
Harga Rp. 300.000,-

10. Argapuri Resort
Jl. Raya Gambung KM 6
Pasir Jambu Bandung
Tel: 022-5928816
Harga Rp. 300.000,-

11. Patuha Resort Rancaupas
Jl. Raya Soreang Ciwidey Km. 25 Kab. Bandung
Tel: 022_5928062
Fasilitas hotel: 6 std room, 6 lux room (6 pax), barak 16 bed
Harga Rp. 200.000, – 700.000,-

12. Hotel Abang
Fasilitas: std room, family room
Fasilitas kamar: double/twin bed, TV, Hot/cold shower, breakfast, sofa
Harga Rp. 100.000, – 400.000,-

***

==================================================================

Tulisan lain yang mungkin terkait dengan tulisan di atas:

  1. Google Maps, Sebuah Alternatif Yang Bisa Diandalkan
  2. Set up Outlook Express untuk menghemat pulsa
  3. Tempat Kuliner Di Jakarta Yang Lagi Rame
  4. Agenda Hari Libur Tahun 2009

==================================================================

27 Komentar leave one →
  1. Backpack permalink
    November 12, 2009 2:53 PM

    Terima kasih atas informasinya, lengkap & bermanfaat sebagai panduam wisata ke bandung selatan…

  2. November 16, 2009 5:33 PM

    ciwidey.. dingin dan mantap apalagi musim hujan gini ya

    • November 25, 2009 6:57 PM

      Iya, ciwidey tempat yang lumayan asik buat liburan “apalagi kalau lagi musim hujan….”

  3. nisayusfiatun permalink
    November 28, 2009 7:26 PM

    mantap kaliii n super lengkaaap ceritanya…Subhannalloh keindahan Bdg Slntn memang tiada 2nya, smg pengunjung me+ rs Syukur kpd Yang Maha Pencipta…dng tidak menodai, mengotori rancabali baik dng tdk membuang sampah sembarangan, maaf “perzinahan” ataupun hal lainnya yg tdk baik… Ns sbg orng rncbl yg krja di UPTD Yankes Rancabali, setiap hr senin sk males tuh!liat sampah berantakan, blm curatcoretnya…..dimohon tuk mua orng…jagalah rancabali Qt biar slmt dunia&akhirat..biar langgeng Qt nikmatinya….ok!

    • Desember 1, 2009 2:18 PM

      Terima kasih NS, Keindahan Bdg Selatan memang luar biasa & sudah sepatutnya rasa syukur terhadap Yang Maha Esa terpanjatkan dengan tidak melakukan prilaku yang dapat merusak keidahan, kelestarian & kenyamanan Alam sekitarnya…Vandalisme, sampah dan beberapa prilaku2 yang NS sebutkan tadi mungkin dilandasi dari dasar ketidak pedulian/masa bodo dari beberapa individu yg tdk bisa kita generalisir dan nafikan…So mudahan2 kesadaran itu akan ikut tumbuh seiring dengan makin ramainya pengunjung ditempat wisata sekitar…Amien

  4. Desember 14, 2009 2:33 PM

    Keindahan Bdg Selatan memang luar biasa

  5. Desember 14, 2009 4:42 PM

    emang jalan di ciwedeynya parah sekali ya? mau naek mobil kecil jd ngeri euy..

    • Desember 15, 2009 11:11 AM

      Kalau naik mobil kecil aja ngeri apalagi naik mobil besar ya mas….:-D

  6. DeE permalink
    Desember 15, 2009 5:25 PM

    apa ada lagi yah info penginapan di daerah ciwideuy selaen di atas..?
    udh coba nelpon tapi pada penuh, trus ada juga yang no. telp nya salah…

    makasihh…

  7. Desember 16, 2009 8:24 AM

    Terima Kasih kembali, Anda bisa coba hubungi tempat penginapan dibawah ini :

    1. Sindang Reret 1 Hotel Jl. Raya Ciwidey Km 27, Bandung
    telp : 022-237-602 / 022-592-8203 / 022-592-8205

    2. Penginapan Perhutani Bandung telp : 022-720-8310

    3. Hotel Abang : 022-5928235 / 022-5928429

    Atau klik link INI

    Bisa juga bertanya melalui pesan instan YM melalui link

  8. Desember 22, 2009 4:35 AM

    Very good text :-)

    RESPECT

  9. Januari 17, 2010 2:13 PM

    Tambahin satu lagi penginapan menuju Kawah Putih Ciwidey, ada KAMPUNG PA’GO. Letak Jl.Raya Soreang km.25. Belum lama saya sekeluarga menginap di sana. Lokasi enak, bagus banget. Harga sebanding. Ada kolam renang.

  10. Januari 25, 2010 11:35 AM

    Terima kasih sudah berkunjung & terima kasih juga atas masukanya….

  11. iwan permalink
    Maret 2, 2010 8:46 AM

    wah lengkap nih info penginapannya, jd byk referensi. kalau untuk objeknya ada satu situs bagus nih http://balarea.com

  12. Maret 26, 2010 9:34 AM

    Terima kasih banyak mas iwan atas kunjungan & informasi tambahanya…

  13. November 6, 2010 4:08 PM

    kira” ada gk ia villa yg hrga’y 700.000 rb/nite disana ?
    mksih ..

  14. November 22, 2010 11:08 AM

    Nice info nih ..
    Ikut ramein Citizen Journalism di web kita dong ..
    ditunggu yah karya nya ! ;)

  15. Januari 12, 2011 3:34 PM

    thanks buat infonya

  16. Januari 23, 2011 3:11 PM

    mantap, jadi pengen ke ciwidey

  17. nada permalink
    Juni 17, 2011 7:32 PM

    TERIMA KASIH , sharing anda berguna sekali

  18. September 15, 2011 6:49 AM

    makasih udah menambah wawasan

  19. Desember 7, 2011 9:05 PM

    waduh infonya bagus bgt nih :)

  20. agung r wingking permalink
    April 5, 2012 10:25 AM

    ijin copas ya….

  21. Regent Vacation Club permalink
    November 14, 2012 2:24 PM

    Baru dapet nih info tentang Bandung Selatan. Mudah2an penginapan yang disebutkan di atas, bisa di-booking online. Terima kasih info-nya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 406 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: